Bupati Aceh Tamiang Mengatakan Kegiatan Kajian Islam Bagian Dari Kemakmuran Masjid

Bupati Aceh Tamiang Mengatakan Kegiatan Kajian Islam Bagian Dari Kemakmuran Masjid

ACEH TAMIANG Genomemap.info | Mari bersama-sama memakmurkan Masjid, dan menjadikannya sebagai Pusat Kebudayaan dan Pengetahuan Kajian Ilmu Islam, demikian disampaikan Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M. Kn pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Taqwa di Kampung Bandar Khalifah Kecamatan Tamiang Hulu, pada Selasa (28/07/20) sekira pukul 14.00 Wib.

Mursil katakan, Masjid Nurul Taqwa yang akan dibangun ini, menjadi tanggungjawab besar bagi seluruh warga Kampung Bandar Khalifah untuk memakmurkannya. Memakmurkannya, selain dari pada Ibadah lima waktu, Bupati Mursil meminta agar persepsi masyarakat berubah tentang fungsi Masjid.

“ Ada banyak hal-hal positif bisa dilakukan dalam pengembangan syi’ar islam di Masjid, selain dari pada ikut sholat berjama’ah lima waktu, kita bisa buat kegiatan kajian-kajian islam dalam majelis ilmu yang ada, intinya semua kegiatan keislaman bisa dibuat di Masjid. Dengan memakmurkan Masjid maka Allah akan memberikan rejeki yg berlimpah”, terang Mursil.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan selaku Pimpinan Daerah Saya turut bahagia dan bangga karena masyarakat Kampung Bandar Khalifah antusiasnya begitu besar dalam pengembangan syari’at Islam yang dibuktikan dengan akan dibangunnya Masjid Nurul Taqwa ini”, sebutnya lagi.

Beliau berpesan kepada Camat dan Datok Penghulu yang hadir, agar dapat memberikan perhatian lebih kepada Masjid dan tempat-tempat ibadah lainnya.

“Jadilah tauladan yang baik dan dorong masyarakat untuk memakmurkan Masjid. Berikan pencerahan dan pemahaman kepada masyarakat melalui Ceramah Islami agar masyarakat akan merasa lebih dingin dan tenteram hatinya”,Ungkap beliau diakhir arahan.

Sebelumnya Ketua Pembangunan Masjid Tuminan dalam laporannya melaporkan bahwaMasjid Nurul Taqwa ini dibangun atas prakarsa masyarakat, dimana kondisi bangunan Masjid saat ini relatig kecil untuk menampung para jama’ah. Dalam padanya Tuminan juga menjelaskan kronologis asal muasal tanah tempat berdirinya Masjid ini.

Ia katakan bahwa, Tanah tersebut merupakan hibah dari masyarakat kampung bernama Hj. Siti Fatma dengan luas tanah mencapai 1204 m². Untuk membangun Masjid ini sesuai dengan luas tanah hibah tersebut,memerlukan Anggaran sebesar lebih kurang 5 (lima) Milyar rupiah.

“Pembangunan Masjid ini berasal dari swadaya masyarakat dengan menginfaqkan hartanya sebesar 1 juta rupiah per KK selama 1 Tahun dan ini bersifat sukarela dan tidak memaksa”, terang Tuminan dalam laporannya
Selaku panitia Tuminan memohon dukungan dan sumbangsih dari pihak-pihak lain untuk berinfaq agar pembangunan masjid Nurul Taqwa Kampung Bandar Khalifah ini segera terealisasi.

Selanjutnya Bupati Mursil menyerahkan Bantuan sebanyak 100 (seratus) sak semen kepada ketua panitia untuk pembangunan masjid, kemudian dilanjutkan dengan acara peusijuk dan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Taqwa. (ABS)