Desmond Heran Ada Laskar di FPI, Padahal Gerindra Juga Punya Laskar

Desmond Heran Ada Laskar di FPI, Padahal Gerindra Juga Punya Laskar

Genomemap info – Politikus Gerindra yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa, sempat menyindir istilah laskar yang dipakai Front Pembela Islam (FPI) dalam pengawalan Imam Besar h4b1eb-R1-zieq Shihab. Menurut Desmon, penggunaan istilah laskar seakan-akan Indonesia tengah dalam peperangan.

Namun, ternyata ucapan Desmond membuat Partai Gerindra disorot. Sebab, Gerindra juga memiliki kelompok pengamanan yang disebut sebagai Laskar Gerindra atau Laskar Garda Merah Putih. 

Pernyataan Desmon terkait laskar tesebut pun ibarat peribahasa menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri.

Dari penelusuran di dunia maya, diketahui ternyata pada Minggu tanggal 6 Mei 2018, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengukuhkan sejumlah kader Gerindra sebagai Laskar Divisi Raden Wijaya se-Jawa Timur di Pasuruan. Dalam satuan kader ini, Prabowo juga menyebut dengan istilah laskar.

Pernyataan Desmond memantik respons masyarakat termasuk elite politik. Salah satunya eks Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul sembiring.

Menurut Tifatul, pernyataan Desmond yang menyamakan istilah Laskar dengan istilah saat zaman perang berlebihan. Laskar yang dimiliki oleh FPI tidak bersenjata dan tidak mungkin mendirikan negara sendiri.

“Laskar tak bersenjata bikin negara…? Anda lebayy Desmond…!,”kata Tifatul dalam akun Twitternya, @tifsembiring yang dikutip Jumat 11 Desember 2020.

Di lini media sosial seperti Twitter, ucapan Desmond membuat Gerindra masuk jajaran trending topic. Netizen mengomentari sinis arah wakil Partai Gerindra di Komisi III DPR dalam kasus penembakan 6 laskar FPI.

“Wakil Gerindra di Komisi III sdh ketahuan arahnya.  Artinya?” tulis Said Didu di akun Twitternya, @msaid_didu.

Sebelumnya, Desmond menyinggung pemakaian kata Laskar untuk tim pengawalan FPI. Menurut Desmond, pemakaian istilah laskar identik dengan tentara yang akan melakukan perang. Ia mengaku bingung dengan maksud laskar.

“Kalau ini laskar, kan tentara. jadi bingung juga saya, laskar ini tentara untuk perang juga, perang sama siapa? saya juga jadi bingung. Ya kalau ini laskar, ini kan perang, juga enggak benar ini,” kata Desmond saat rapat dengar pendapat dengan keluarga enam laskar FPI yang jadi korban penembakan di Tol Cikampek, Kamis 10 Desember 2020. []