Dropbox Berhenti Beri Dukungan untuk Android Kitkat dan Lollipop

Dropbox Berhenti Beri Dukungan untuk Android Kitkat dan Lollipop

Jakarta, Genomemap.info – Layanan penyimpanan gratis Dropbox mengumumkan akan menghentikan layanan pada sistem untuk Android 4.4 Kitkat dan Android 5 Lollipop.

Diketahui kedua seri perangkat lunak ini sudah dirilis sekitar tujuh tahun lalu. Seri Kitkat rilis pada 2013, dan Lollipop  2014.

Seperti dilaporkan Android Police, Kitkat dan Lollipop sudah cukup tua dan cukup tertinggal. Dengan pemberhentian pembaruan, berarti Dropbox sudah tidak akan menerima fitur perbaikan terbaru dan akan rentan terkena kerusakan di masa depan.

Untuk saat ini 4% pengguna ponsel masih didukung Android 4.4 Kitkat, sedangkan 9,2% lainnya masih menggunakan seri Android 5 Lollipop. Dengan jumlah ini, Dropbox tampak tidak ragu untuk memberhentikan pembaruan.

Sementara sejak perilisan seri v198.2.2, Dropbox mengimbau kepada para pengguna Android bahwa setidaknya ponsel mereka harus didukung dengan sistem Android 6 Marshmallow atau yang lebih baru.

Karena sistem Android terbaru dapat mendukung fitur-fitur terbaru yang dihadirkan Dropbox.

Karena seperti diketahui Dropbox terus melakukan pembaruan. Yang terbaru
Dropbox telah meningkatkan layanannya dengan meluncurkan fitur Dropbox Transfer. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengirim berkas hingga ukuran 100 GB hanya dengan beberapa langkah saja.

Dilaporkan Engadget, peningkatan ini menghadirkan kapasitas lebih besar dari sebelumnya. Yakni lima kali lebih besar dibanding penyedia hosting data lain saat ini. Uniknya, penerima e-mail tidak perlu memiliki akun Dropbox untuk menerima file.

Baca Juga :Pengguna Chromebook Bisa Gratis Dropbox 100GB

Untuk menggunakan fitur tersebut, pengguna cukup seret dan taruh data untuk diunggah dari komputer atau tambahkan beberapa yang sudah ada di Dropbox.

Setelah itu, muncul tautan yang dapat ditempel di mana saja. Nantinya, penerima bisa menerima salinan file yang telah dikirim lewat e-mail.

Dropbox Transfer ini juga memungkinkan pengguna menambahkan, mengedit, atau menghapus kata sandi, serta mengatur tanggal kedaluwarsa. Ada juga notifikasi yang akan memberi tahu kapan file diterima dan berapa kali tautan diakses.

Pengirim juga bisa mengirimkan e-mail yang dibuat langsung secara otomatis dari Dropbox Transfer. Nantinya, penerima bisa menerima salinan file yang telah dikirim tanpa harus memiliki akun Dropbox untuk membukanya.