Fokus Pemulihan Pasca Operas, Bek Persebaya Habiskan Waktu Bersama Keluarga

Fokus Pemulihan Pasca Operas, Bek Persebaya Habiskan Waktu Bersama Keluarga

Berita Liga 1 Indonesia: Libur Liga 1 Indonesia 2020 dimaksimalkan pemain bertahan Persebaya Surabaya, Mokhamad Syaifuddin untuk memaksimalkan proses pemulihan cederanya pasca menjalani operasi. Selain itu, ia juga lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.

Pemain jebolan tim internal Persebaya Surabaya itu mengungkapkan, situasi pandemi virus Corona atau Covid-19 seperti sekarang ini menjadikan dirinya memiliki lebih banyak waktu dengan keluarga. Ia juga lebih fokus menjalani terapi tanpa harus takut melewatkan pertandingan di liga.

“Kebetulan saya cedera dan operasi, jadi kegiatan saya fokus penyembuhan pasca operasinya. Selain itu ya menghabiskan waktu bersama anak dan istri,” ungkapnya seperti dilansir laman resmi Persebaya Surabaya.

Dengan kondisi seperti saat ini, ia menilai peran keluarga sangat dibutuhkan. Dukungan dari Istri dan anaknya menjadi pemacu semangat untuk sembuh lebih cepat.

“Alhamdulillah, Karena memang sayang anak istri jadi kerja ya buat mereka, suka duka ya dijalani Bersama. Mereka juga yang selalu mendukung saat di atas ataupun di bawah,” kata Syaifuddin seperti dilansir laman resmi Persebaya Surabaya.

Lebih lanjut, Syaifuddin menjelaskan peran signifikan dari istri tercinta, Zulfida, di dalam karirnya.

“Alhamdulillah istri saya selalu mendukung di saat di atas maupun di bawah, dia juga yang selalu memacu dengan segala cara untuk kebaikan karir saya. Saya berterimakasih banyak buat istri saya karena ikut membantu banyak dalam karir saya,” tutup pemain yang mengidolakan klub raksasa asal Inggris, Manchester United tersebut.

Seperti diketahui, PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru (LIB) telah memastikan bahwa Liga 1 2020 akan kembali digulirkan mulai Oktober nanti. Namun demikian, sampai saat ini belum ada informasi resmi dari manajemen Persebaya Surabaya terkait waktu kembali berkumpulnya para pemain.

Artikel Tag: Liga 1, Persebaya Surabaya, Mokhamad Syaifuddin