Penilaian DPRD Bupati Sergai Gagal Tangani Covid-19

Penilaian DPRD Bupati Sergai Gagal Tangani Covid-19

SERGAI (Sumut) Genomemap.info | Bupati Sergai Ir. H. Soekirman yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dinilai gagal dalam penanganan dan pencegahan virus yang membahayakan tersebut di “Tanah bertuah negeri beradat”. Saat ini warga yang terinfeksi Virus Corona terus bertambah.

Menurut data yang diperoleh kata anggota Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 Yusnar Yusuf Saragih SH, Kamis (30/7/2020), hingga saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih menjalani masa pantau selama 14 hari sebanyak 483 orang. Selanjutnya yang sudah selesai pengawasan 45 orang dan yang meninggal yaitu 6 orang PDP, 2 orang ODP dan 1 orang positif Covid-19.

Sedangkan seminggu yang lalu ada 4 orang karyawan Aqua Farm Nusantara yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dan hari ini hasil rapit test terhadap karyawan Aqua Farm diketahui reaktif sebanyak 70 orang lebih dan ini akan ditindaklanjuti dengan swab.

Dalam hal ini kita sangat kecewa terhadap Ketua Tim Gugus Percepatan Penangan Covid-19 yang seolah tidak serius dan kurang peduli dengan pencegahan terhadap virus tersebut. Nah, terkait 4 orang karyawan Aqua Farm Nusantara dinyatakan positif Covid-19 dan 70 orang lebih hasil dari rapit tes. Kita minta perusahaan itu menghentikan aktivitasnya untuk sementata. Ujar Yusnar.

Sementara Wakil Ketua Tim Pansus II DPRD Sergai, Robert Butarbutar didampingi Sekretaris Taufik Kurrahman dalam rilis tertulisnya meminta untuk membuat peraturan Bupati tentang sistem New Normal atau Adaptasi Kebiasan Baru di Kabupaten Serdang Bedagai ditengah Pandemi Covid-19 agar gerak ekonomi dan sosial masyarakat membaik seperti izin keramaian (Pesta, Wirid, Pemakaman, dan lain-lain),”ujar Politisi asal Partai Gerindra tersebut.

Selain itu, kata Robert, Pansus II DPRD meminta Gugus Tugas agar menutup sementara/lockdown selama 14 (empat belas) hari PT. Aquafarm Nusantara Kecamatan Pantai Cermin karena ada 4 (empat) orang karyawan perusahaan tersebut yang positif sehingga dapat cluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Serdang Bedagai.

“Ini sangat mengkhawatirkan, karena sebanyak 2000 (dua ribu) karyawan PT Aquafarm Nusantara yang tersebar di Kecamatan Kecamatan se- Sergai dan juga untuk Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro agar lebih memperhatikan perusahaan lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai,”Tegas Robert Butarbutar.

Juru bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Sergai Drs. Akmal Koto,M.Si yang dihubungi via telepon seluler dan WhatsApp terkait bertambahnya warga yang terinfeksi Covid-19 dan hasil rapid tes bahwa 70 orang karyawan Aqua Farm Nusantara reaktif,tidak mengangkat. (AGans)